Artikel News

Campaign.com Wadah Kegiatan Sosial untuk Melakukan Perubahan

Campaign.com merupakan tempat berkumpulnya komunitas yang peduli dengan kegiatan sosial.

CEO campaign.com, William Gondokusumo, mengatakan ini merupakan wadah berkumpulnya orang-orang yang ingin membuat perubahan (changemakers) di lingkungannya.

“Kita butuh orang-orang yang mau berkegiatan sosial di lingkungan dengan tulus sepenuh hati,” ujar William di Kantor Campaign, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Read more ...

Kegiatan Sosial Jadi Prioritas Komunitas Asbak Kupang NTT

ChanelMuslim.com - Kehadiran komunitas semestinya berdampak positif bagi masyarakat.

Ketua Asosiasi Bikers Kupang (ASBAK) NTT, Fuad Sauqi mengatakan kasus kekerasan yang dilakukan oleh klub pengendara motor sangat berimbas secara negatif kepada komunitas motor yang ada di Kupang.

Read more ...

Potret Komunitas Bonek Brutal, Berani Tunjukan Nyali untuk Lakukan Kegiatan Sosial

SURYA.co.id | SURABAYA - Setahap demi setahap, Bonek Mania telah mengubah citra mereka ke arah yang positif. Setidaknya, dua komunitas ini telah menunjukan bahwa Bonek Mania berani tunjukan nyali untuk berubah.

Kedua komunitas Bonek yang berani berubah itu adalah Bonek SKJ 27 di Sidoarjo dan Bonek Rumah Tangga Total (Brutal). Bonek SKJ 27 berani menunjukan kepedulian sosial mereka dengan cara membangun panti asuhan.

Read more ...

Kegiatan Sosial Pengusaha Taiwan di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Di tengah kesulitan hubungan diplomatik yang sedang dialami Taiwan, berbagai pihak baik organisasi Taiwan maupun perorangan di luar negeri terus memberikan bantuan dan dukungan untuk menjalin persahabatan mulai dari golongan masyarakat di tingkat bawah. Di Indonesia, tim ahli pertanian dari Taiwan dengan giat memberikan bimbingan kepada para petani lokal untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Selain itu, yayasan sosial yang didirikan oleh pengusaha Taiwan juga berupaya untuk membantu warga miskin, dan membangun sekolah agar anak-anak mereka dapat memiliki kesempatan hidup yang lebih baik. Anggota masyarakat tersebut merasa sangat terbantu dan berterima kasih dengan adanya uluran tangan dari warga Taiwan di Indonesia.

Yayasan Amal Tiga Roda yang didirikan oleh para pengusaha Taiwan di Indonesia, secara jangka panjang telah menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat kurang mampu, dan berupaya untuk memperbaiki kondisi kehidupan mereka. Ketika terjadi bencana alam, Yayasan Amal Tiga Roda juga dengan sigap mengirimkan bantuan ke daerah bencana.

Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat selalu terendam banjir saat musim hujan tiba. Penduduk yang tinggal di kawasan ini menggunakan berbagai perabot rumah tangga yang mereka miliki untuk mengeluarkan air dari dalam rumah. Dua tahun yang lalu, Yayasan Amal Tiga Roda menyumbangkan beberapa mesin penyedot air kepada penduduk Karet Tengsin, sehingga ketika musim hujan mereka tidak perlu lagi khawatir tentang banjir.

Pendidikan adalah penggerak pembangunan yang berfungsi untuk memajukan masyarakat, kualitas belajar memiliki hubungan erat dengan lingkungan dan dapat mempengaruhi efektifitas kegiatan belajar. Yayasan Amal Tiga Roda datang ke Tangerang untuk meningkatkan lingkungan belajar siswa-siswi di sana.

Direktur pelaksana Yayasan Amal Tiga Roda, Lai Huan-tse, mengatakan pada awalnya masyarakat Indonesia menilai pengusaha asing hanya datang ke Indonesia untuk membuka pabrik dan memeras buruh, namun kenyataannya tidak selalu demikian. Pengusaha Taiwan melalui Yayasan Amal Tiga Roda ingin membantu dan mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat sekitar, meningkatkan taraf hidup mereka dan membantu mereka memahami kehangatan orang Taiwan.

Yayasan Pengembangan Kerja Sama Internasional (International Cooperation Development Fund, ICDF) mengirimkan tim ahli pertanian untuk mengajarkan para petani di Bali menanam asparagus, kegiatan ini dapat menambah penghasilan mereka dan meningkatkan kualitas hidup petani. Kisah tentang hubungan diplomatik kerakyatan seperti ini telah dimuat di koran Jakarta Post.

Desa Pelaga di Bali memiliki tanah yang subur, dan curah hujan yang cukup tinggi. Petani setempat suka menanam ketela pohon, jagung dan kopi, namun kegiatan menanam seperti ini hanya dapat memberikan penghasilan bersih sekitar US $10 per orang setiap bulannya. Sehingga tidak sedikit para petani yang menjual tanah mereka kepada pengusaha villa untuk menyambung hidup.

Setelah petani Desa Pelaga beralih menanam asparagus dengan teknik yang diajarkan oleh tim ahli Taiwan, penghasilan mereka meningkat dan tidak perlu lagi menjual tanah.

Setelah beberapa tahun, kini Desa Pelaga telah menjadi kawasan penghasil Asparagus berkualitas dengan produk yang dapat dijual hingga US $5 per-kg.

Sebelumnya, penduduk Desa Pelaga banyak yang meninggalkan kampung halaman untuk bekerja di kota lain, karena merasa bidang pertanian tidak menjanjikan, namun saat ini mereka menilai bertani di kampung halaman sendiri adalah pekerjaan terbaik di dunia.

Read more ...

Kegiatan Sosial

Menanamkan semangat rela berkorban untuk membantu yang membutuhkan merupakan nilai yang ditanamkan oleh UKB kepada mahasiswanya. Kegiatan sosial bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja sama dan pengorganisasian dengan melibatkan diri secara langsung dalam bantuan sosial untuk masyarakat.