Artikel News

Tidak kurang dari 150 peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia mengikuti seleksi Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits, Selasa (29/3) di Hotel Balairung Matraman, Jakarta Timur. Kompetisi yang dilaksanakan tiap tahun ini dibagi menjadi 5 cabang. Kelompok 10 juz, 15 juz, 20 juz, 30 juz, dan kelompok hafalan hadis.
 
Koordinator panitia yang merupakan atase Kedutaan Besar RI untuk Arab Saudi Shobahusurur mengatakan, 3 pemenang dari dua nomenklatur Al-Qur’an dan Hadits untuk setiap cabangnya akan mengikuti kompetisi di tingkat ASEAN dan Pasifik mewakili Indonesia dan akan mendapatkan 5000 Reyal hingga 15.000 Reyal ditambah hadiah haji.
 
“Kompetisi sekarang ini sudah masuk pada tahap seleksi tingkat nasional,” jelas Shobahusurur.
 
Berdasarkan pantauan NU Online, setiap cabang terdiri dari 30 peserta yang berasal dari pesantren dan LPTQ di berbagai daerah. Setelah peserta dipanggil, salah satu dewan juri memberikan soal berupa bacaan salah satu ayat Al-Qur’an secara acak. Dari soal tersebut, peserta disuruh melantunkan lanjutan ayat tersebut.
 
Jika terjadi kesalahan maupun lupa dari peserta, dewan juri membunyikan bel satu kali. Kemudian jika terjadi lupa lagi, juri membunyikan bel lagi. Apabila peserta benar-benar lupa lanjutannya, dewan juri menuntunnya hingga peserta ingat hafalan lanjutannya.
 
“Hal ini tentu akan mengurangi nilai,” ujar Huzaifah Ibnu Ali salah satu peserta dari Pekanbaru Riau saat dimintai keterangan.
 
Selain hafalan Al-Qur’an, juga diselenggarakan hafalan hadits. Hal ini berbeda dengan Hafalan Al-Qur’an, karena selain peserta hafal matan sebuah hadits, juga perlu menjelaskan arti dan makna hadits tersebut.
 
Kegiatan yang sudah berjalan selama 8 tahun ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama dan Keluarga Kerajaan Arab Saudi. Penutupan akan dilaksanakan Kamis (31/3) di Aula HM Rasjidi Kementerian Agama oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
 
Nantinya, peserta yang ikut peserta dalam musabaqah ini sebanyak 140 orang yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Sinagpura, Filipina, Thailand, Brunnei, Laos, Timor Leste, Myanmar, Australia, New Zeland, Uzbekistan, Kirgistan, Tajikistan, Kazakhstan, Korea Selatan, Kamboja, Rusia, Bosnia, dan Kroasia. Ibu Kota Jakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi ini dari tanggal 17-21 April 2016 mendatang. (Fathoni)