Artikel News

SURYA.co.id | SURABAYA - Setahap demi setahap, Bonek Mania telah mengubah citra mereka ke arah yang positif. Setidaknya, dua komunitas ini telah menunjukan bahwa Bonek Mania berani tunjukan nyali untuk berubah.

Kedua komunitas Bonek yang berani berubah itu adalah Bonek SKJ 27 di Sidoarjo dan Bonek Rumah Tangga Total (Brutal). Bonek SKJ 27 berani menunjukan kepedulian sosial mereka dengan cara membangun panti asuhan.

Pun Bonek Brutal, yang juga berani melakukan kegiatan sosial membantu sesama. Kegiatan yang dilakukan para Bonek yang telah berkeluarga itu memberikan santunan pada panti asuhan yang ada di seluruh Surabaya dan sekitarnya.

 

Agenda ini ternyata menjadi agenda rutin komunitas Brutal setiap 2 hingga 3 bulan sekali.

"Ke panti memang agenda rutin kami. Sementara ini kami jalankan 2 hingga 3 bulan sekali, namun semakin banyak dulur-dulur bonek yang masuk, kami usahakan menjadi 1-2 bulan sekali," kata anggota Bonek Brutal, Ernest Stefanus Pietersz, Senin (13/8/2018).

Santunan yang diberikan berasal dari hasil setiap penjualan merchandise yang disisihkan. Selain itu juga dari sumbangan para anggota Brutal yang sudah tergabung sejak 17 Januari 2018 lalu.

"Tujuan awal pastinya memang niatan kami selain menambah seduluran sesama Bonek yang berkeluarga semakin solid, juga untuk mendoakan Persebaya agar diberikan hasil yang terbaik," jelasnya.

Pihaknya berharap, kegiatan bakti sosial ini nantinya dapat berjalan secara berkelanjutan dan bermanfaat untuk semua pihak.

"Semoga semakin banyak Bonek yang mengadakan kegiatan positif. Setidaknya mengurangi citra jelek di masyarakat dan mereka tahu bahwa bonek sekarang sudah banyak berubah," tutur salah satu pentolan Brutal yang memprakarsai dibentuknya komunitas ini.