Latar Belakang

Bila Anda ingin berinfestasi akherat berupa "WAKAF" untuk pembebebasan tanah dan bangunan Asrama yatim yang di jual pemiliknya. Total pembiyaan 290 X 3,000,000,- Rp. 870,000,000,00. (0,5 M Rp.1,500,000. dst ) salurkan  ke Rek.Mandiri : 125.00.11955.234. Konfirmasi : Nama [ Spasi ] Jumlah [ Spasi ] Alamat ..SMS ke 0813 1523 4242. 

1. Latar Belakang

Persisnya dihadapan rumah saya tinggal seorang keluarga yaitu Bapak Yusuf Ismail keturunan China, memiliki seorang istri dan tujuh orang anak.

Kehidupan mereka pas-pasan, kesehariannya jual obat-obatan tradisional herbal dan obat-obat cina dan istrinya kuli serabutan.

Tahun 2011 Bapak Ismail meninggal dunia, dengan meninggalkan seorang istri dan tujuh anak yang masih perlu biaya. Ibu Maswani memikul tanggung jawan sendiri dan harus menerima kenyataan menghadapi dan menjalani kehidupan tanpa kasih sayang dan bimbingan sang ayah.

Dibelakang rumah kami juga tinggal satu keluarga, Ia adalah seorang pengontrak yang datang dari Jawa Tengah, beberapa bulan tinggal ditempat itu, suaminya meninggal dunia, mempunyai seorang istri dan dua orang putri yang masih kecil, dan mereka sangat terhimpit.

Menyaksikan dua keluarga tersebut hati kami terpanggil, dan dengan kejadian tersebut akhirnya kami terinspirasi untuk lebih meningkatkan ibadah bil hal dengan cara melakukan mendirikan Yayasan Pondok Yatim Indonesia, sekaligus untuk membantu mengatasi persoalan mereka, juga para anak yatim yang selama ini kami santuni, mereka tinggal bersama keluarga dekat mereka, walau hanya beberapa rupiah saja setiap bulannya. Mereka harus menerima kenyataan menghadapi dan menjalani kehidupan tanpa kasih sayang dan bimbingan sang ayah. Kondisi ini membuat kami merasa sangat prihatin.

Tak terbayangkan bagaimana sang ibu (Ibu Maswani, 45 thn dan Ibu Wati) akan berjuang membesarkan, dan memberikan bekal terbaik untuk masa depan ketujuh dan kedua anak mereka. Bekal yang ditinggalkan alharhum pun tidaklah terlalu besar dan tentu akan sangat minim untuk membiayai dan memenuhi segala kebutuhan mereka. Kami pun tergerak untuk membantu mereka. Dengan segala keterbatasan yang ada kami mencoba menyisihkan apa yang kami miliki untuk membantu mereka memenuhi kebutuhannya yang untuk kondisi seperti sekarang ini memang tidak mudah.

2. Ternyata Kami Tidak Sendiri

Setelah kami berbicara pada para tetangga, sahabat-sahabat apa yang menjadi tujuan kami mendirikan Pondok Yatim Assaulia Indonesia, tanpa diduga, para tetangga yang tinggal di sekitar Yayasan menaruh perhatian dan menunjukkan simpatinya atas apa yang kami lakukan. Mereka dengan sukarela memberikan sumbangsihnya kepada anak-anak yatim yang kami asuh. Berbagai sumbangan tulus berbentuk materi dan non materi kami terima dengan rasa terima kasih dan keharuan mendalam. Alhamdulillah, kami tidak sendiri. Teramat banyak di sekitar kami para dermawan yang ikut berbagi dan peduli dengan nasib anak-anak yatim itu.

3. Kamipun Terinspirasi

Bantuan para tetangga, kebutuhan anak-anak yatim yang makin meningkat, dan adanya permintaan dari anak-anak yatim yang lain untuk diasuh dalam asuhan kami, akhirnya memberi kami inspirasi. Kami tergerak untuk membentuk satu lembaga formal yang bisa lebih baik lagi dalam upaya memberikan asuhan bagi anak-anak yang kurang beruntung itu. Lahirlah kemudian sebuah Yayasan Pondok Yatim Assaulia Indonesia yang bertujuan menampung dan mengasuh anak-anak yatim yang tinggal di daerah Cakung dan sekitarnya.

4. Kami Ingin Memiliki Gedung

Setelah menjalankan aktifitas demi terwujudnya cita-cita untuk berbagi terhadap anak-anak yatim dan dhuafa, saran usulan terus mengalir untuk mendirikan sebuah tempat bernaung para anak-anak yatim. Dan kami mulai melangkah untuk memikirkan usulan tersebut. Doa serta dukungan masyarakat kami harapkan semoga apa yang menjadi niat baik ini dapat terlaksana. Alhamdulilah berkat kebaikan hati Ibu Latifa, beliau meminjamkan rumahnya untuk di pikai sebagai tempat kegiatan dan asrama yatim selama 5 tahun. dan sekarang tempat akan diambil kembali dan ditawarkan untuk di jual pada yayasan. Semoga rumah ini akan menjadi milik WAKAF, dan berpungsi untuk kegiatan anak" yatim. Insyaallah dukungan dan doa agar cita-cita baik dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Alhamdulillah Bersamaan dan kami bersyukur kepada Allah swt, Seseorang berbagi dan memberikan pinjaman sebuah rumah tinggal dengan luas bangunan 250 m, dan untuk digunakan sebagai asrama tempat mukim anak-anak yatim. Semoga Alah swt memberikan keberkahan dan kemudahan atas kebaikan yang diberikan pada Pondok Yatim Assaulia.

5. Terima Kasih Para Dermawan

Hari ini, berkat Rahmat dan Karunia Ilahi dan dukungan serta kontribusi para dermawan di Kota Jakarta dan sekitarnya, PONDOK YATIM ASSAULIA INDONESIA telah menjadi sebuah institusi sosial dan profesional yang mencoba memberikan pelayanan dan pengasuhan terbaik untuk anak-anak yatim dan dhuafa agar mereka tidak kehilangan kawalan dalam meraih masa depan yang lebih cemerlang.

Kami akan selalu berupaya menjadi lembaga yang amanah, profesional dan dinamis karena kami sadar segala bentuk bantuan dan dukungan dari para dermawan adalah amanah tidak ringan yang harus kami pertanggung jawabkan di dunia dan di akhirat. Untuk mengawal Pondok Yatim Assaulia Indonesia lebih amanah, yayasan berharap pada masyarakat untuk dapat mengontrol dan memberikan kritik dan saran. Adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam upaya membentuk lembaga sosial yang terpercaya. Bersama, kita wujudkan cita-cita mereka. Bersama kita berbagi, Bersama kita bahagia.